Apresiasi Sastera dan Semangat Tausyiah

September 3rd, 2008 • UmmahonlineCatatan Kaki, Kolum • 135 views
§ 0 Comment

Oleh: Ekky al-Malaky
Kritik sastera. Wow. Istilah itu, kalau benar-benar diterapkan fungsinya, merupakan tugas “mulia” yang kedudukannya sejajar dengan sang sasterawannya sendiri.

Memang, secara umum, dunia kesusasteraaan setidaknya terdapat empat unsur. Pertama, tentu saja adalah sang pembuat karya alias sasterawan. Setelah karya lahir, maka akan hadir pembaca atau penikmat karya. Setelah itu akan timbul kritik yang merupakan respon para pembaca yang serius dan mendalam. Setelah itu, barulah ada teori oleh kaum akademikus. Jadi, kritikus mempunyai tempat yang tak kalah penting dibanding unsur lainnya. » Read the rest of this entry «